Kelompok Paduan Suara Indonesia Raih Penghargaan di Hungaria
The Resonanz Children Choir

Jakarta, Seruu.com - The Resonanz Children Choir (TRCC), paduan suara di bawah naungan The Resonanz Music Studio, menambahkan daftar prestasinya sekaligus mengharumkan nama Indonesia. TRCC berhasil menyapu sejumlah penghargaan dalam kompetisi paduan suara 10th Cantemus International Choir Festival yang diselenggarakan di Nyíregyháza, Hungaria, pada tanggal 16-21 Agustus 2014 lalu.

Tampil dengan kostum tradisional Bali, mereka membawakan nomor wajib karya komposer Zoltan Kodaly, komposisi modern karya Fero Aldiansya Stefanus, serta lagu tradisional Janger aransemen Agustinus Bambang Jusana. Kerja keras 45 generasi muda berusia antara 8 sampai 17 Tahun yang tergabung dalam TRCC dan konduktor Devi Fransisca membuahkan hasil yang sangat gemilang.

Dari 18 peserta yang berasal dari 10 negara, TRCC tampil memukau dan berhasil membawa penghargaan Golden Award atas nilai tertinggi, Interpretasi Terbaik atas komposisi Zoltan Kodaly, komponis klasik besar Hungaria. Penghargaan interpretasi terbaik atas karya tersebut membuktikan bahwa Indonesia telah diakui mempunyai kemampuan membawakan karya musik klasik dengan baik dan benar, melebihi paduan suara asal Eropa.

“TRCC menunjukkan kemampuan vokal yang tinggi dengan nada yang solid dan sangat khas Indonesia. Polesan artistiknya pun menawan, penampilan mereka di konser dan kompetisi terbukti berhasil memesona penonton dan para juri,” ujar Avip Priatna, Direktur Musik The Resonanz Music Studio, yang juga mendampingi rombongan TRCC ke Hungaria.

TRCC juga mendapat kehormatan untuk menggelar konser utuh yang dibuka dengan penampilan Cantemus Children Choir, tuan rumah yang kerap menang dalam berbagai kompetisi paduan suara internasional. Penampilan TRCC dalam konser yang diselenggarakan sehari sebelum kompetisi ini sudah membuat penonton kagum dan mendapatkan standing
ovation.

Tak mengherankan jika TRCC juga meraih penghargaan Audience Award atas pilihan penonton dan Sponsor Award dari Lego.
Prestasi yang membanggakan ini mendapat apresiasi dari Bakti Budaya Djarum Foundation yang mempunyai misi meningkatkan kecintaan dan apresiasi masyarakat terhadap kekayaan budaya Indonesia, mendukung insan kreatif untuk terus berkarya, menggali potensi, mengembangkan dan melestarikan keindahan, serta keragaman budaya Indonesia.

“Bakti Budaya Djarum Foundation telah mendukung The Resonanz sejak 2010 dan kemenangan yang diraih The Resonanz Children Choir di kompetisi internasional ini merupakan bukti konsistensi dalam mendidik generasi muda Indonesia, khususnya dalam dunia tarik suara dan seni musik. Penampilan para duta kesenian Indonesia ini menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki generasi muda dengan bakat-bakat luar biasa yang mampu memukau penonton dan para juri dan berhasil menyapu sejumlah penghargaan mengalahkan negara lainnya. Prestasi yang mereka ukir di Hungaria ini semakin mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional dan layak untuk kita apresiasi. Semoga prestasi ini bisa menginspirasi generasi muda lainnya untuk mengali potensi diri dan mengukir prestasi di berbagai bidang,” ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.

Dalam kesempatan tampil di hadapan penonton dan para juri dari berbagai negara, TRCC juga memperkenalkan budaya musik paduan suara melalui lagu-lagu tradisional Indonesia yang mereka bawakan pada malam folklore, seperti Ondel-Ondel, Yamko Rambe Yamko danTaroret.

Kesempatan emas ini digunakan untuk mengenalkan musik daerah Indonesia dan memberikan kesan positif di mata internasional.

Prestasi di kompetisi paduan suara internasional ini tidak hanya diukir oleh TRCC, Devi Fransisca pun memperoleh penghargaan sebagai Outstanding Conductor. Gelar Konduktor Terbaik kali ini adalah gelar kedua yang diperoleh Devi Fransisca. Gelar Konduktor Terbaik juga diperolehnya dengan memimpin TRCC di Hong Kong International Youth and Children Choir 2013, di kompetisi yang sama TRCC juga memperoleh penghargaan tertinggi.

“Tujuan awal kami membawa generasi muda ini berkompetisi adalah untuk mendorong mereka untuk belajar bekerja keras untuk mencapai sesuatu, khususnya dalam musik. Dalam bekerja keras, mereka terlatih untuk percaya diri dan memiliki harapan, mengasah kemampuan mereka melebihi yang mereka pikir. Saya merasa bangga dan bersyukur karena hasil kerja keras ini sudah menambahkan nama harum Indonesia di dunia paduan suara internasional,” Devi memaparkan.

Sekembalinya ke Indonesia, TRCC akan tampil dalam pergelaran Simfoni Untuk Bangsa 2014 bersama Jakarta Concert Orchestra dan Batavia Madrigal Singers, yang akan dipimpin oleh konduktor Avip Priatna. Konser Simfoni Untuk Bangsa 2014 ini sekaligus memperingati 100 tahun Ismail Marzuki dan 80 tahun Mochtar Embut. Acara yang juga didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini akan digelar pada tanggal 11 September 2014, bertempat di Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki.

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar
  1. Eirene

    selamat ya