Buat Penggemar Marah, Justin Bieber Tweet Pada Akunnya 'I Love Indonesia'
Justin Bieber

Seruu.com - Popstar asal Kanada, Justin Bieber, pada hari Senin (30/04/2012) menanggapi aksi protes dari para fans nya yang ada di Indonesia, setelah dirinya menyinggung bahwa Indonesia adalah negara yang tidak penting.

Dia menulis lewat akun twitternya dengan mengatakan bahwa cintanya untuk Indonesia, setelah membuat marah penggemar di negara kelima di dunia yang paling padat penduduk ini.

"One rumor I wont stand for is saying what me and my fans have isnt real. Indonesia I see you. I love u. I love ALL MY FANS," tulisnya pada akun twitter utama milik @justinbieber.

Di Indonesia merupakan komunitas Facebook terbesar ketiga di dunia dengan 240 juta orang pengguna dan nomor lima terbesar di akun Twitter ini marah ketika mendengar bagaimana Bieber telah sebut bangsa mereka dengan tidak baik.

"Saya berada di beberapa negara tanpa tujuan (Random)," kata pria 18 tahun ini seperti yang dikutip dari majalah Daily Mirror Inggris pada pekan lalu, saat menjelaskan di mana salah satu lagu barunya diproduksi.

Manajernya, Scott "Scooter" Braun, menyela dan memberitahukannya itu diproduksi di Indonesia.

Fans, atau "Beliebers" yang mendengar kabar tersebut menuntut bintang muda ini mau untuk meminta maaf.
 
Bieber memiliki pengikut yang cukup besar di Indonesia, dengan hampir 20.000 pengikut di akun Twitter dan sekitar 45.000 yang "Like" pada halaman Facebook milik Justin Bieber di Indonesia.

Bahkan karena hal tersebut, stasiun radio 105 Kiss FM, berhenti memainkan lagu-lagu Bieber mulai Jumat (27/04/2012) lalu.

"Negara kami memiliki nama, kita bukan sebagian negara "random", sehingga kita pasti tersinggung. Apa yang dikatakan oleh Bieber adalah tidak pantas," kata manajer Kiss FM, Beldi Dimardi Abas.

"Beberapa fans begitu kesal mereka telah unfollowed atau diblokir akunnya. Kami menghargai bahwa dia mengatakan dia mencintai Indonesia di tweet terakhirnya. Tapi kami masih bersiteguh bahwa dia harus minta maaf," tegasnya. [fps]

Peraturan Komentar