Musisi Siap Laporkan Kecurangan Dalam Praktek RBT ke Polisi
ilustrasi

Seruu.com - Sejumlah musisi seperti Sam dari Bimbo, musisi James F Sondah bersama anggota Komisi I DPR RI Roy Suryo mendatangi Mabel Polri. Mereka mengeluhkan content provider dan operator telepon seluler yang tidak transparan dan adil dalam pembagian hasil penjualan Ring Back Tone (RBT) lagu .  Besok kami akan secara resmi melapor dengan membawa data," ujar Sam di Mabes Polri, Jakarta, Senin (2/4).

Sam menjelaskan dirinya merasa dirugikan dengan kehadiran RBT sejak 2010. Harga lagu yang merupakan hasil karya para musisi ini sangat murah bila dibandingkan dengan pendapatan yang dikantongi content provider dan operator.

"Dari awal pertama lahir RBT sampai sekarang ini, tidak karu-karuan. Yang namanya digital, label, dan operator atau content provider tidak pernah membagi buat kita. Dan mereka bagi-bagi tanpa memberitahu kita," ujarnya.

"Pendapatan operator dan content provider jauh lebih banyak ketimbang pendapatan musisi," ungkap Sam.

Sam lalu mengatakan permainan kotor content provider dan operator. Untuk sebuah lagu yang dia ciptakan nilainya mencapai Rp9 ribu.  "Rp2 ribu dilepaskan enggak tahu buat apa, sisanya tinggal Rp7 ribu, dibagi dua label sama operator atau content provider. Kami para pencipta lagu tidak pernah diajak runding. Akhirnya turun angka pertama Rp90 untuk pencipta lagu. Bayangkan dari harga lagu yang nilainya Rp9 ribu, Rp90 itu buat penyanyi, pencipta lagu, pemusik. Mana mau sewa studio dan sebagainya," ujarnya. [ndis]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar