Putusan MK 'Resmikan' PErceraian Halimah Dengan Bambang Triatmodjo
Bambang dan Halimah

Seruu.com - Mahkamah Konstitusi menolak pengujian Pasal 39 ayat 2 huruf f undang-undang No. 1 tahun 1974 tentang Perkawinan yang diajukan Halimah Agustina Kamil. Halimah menguji pasal itu karena merasa dirugikan hak konstitusionalnya. Sebab, pasal itu dinilainya melegitimasi suaminya Bambang Triatmodjo menceraikannya.

"Menyatakan menolak permohonan pemohon," ujar Ketua Majelis Hakim Mahfud MD dalam sidang putusan di Gedung Mahkamah Konstitusi, Selasa (27/3).

Majelis Hakim berpendapat, keberadaan pasal itu justru memberikan jalan keluar ketika suatu perkawinan tidak lagi memberikan manfaat. "Sehingga, bisa menjadi salah satu alasan untuk mengajukan cerai," kata Mahfud.

Pasal yang diuji Halimah itu berbunyi: "Antara suami dan isteri terus menerus terjadi perselisihan dan pertengkaran dan tidak ada harapan akan hidup rukun lagi dalam rumah tangga”.

”Pasal  itu dianggap tidak ada kesalahan. Jadi, tidak ada alasan kalau pasal itu melanggar hak bernegara Halimah," kata Mahfud.

Dalam permohonannya, Halimah meminta agar Pasal 39 Ayat 2 Huruf f dihapus. Terutama kalimat: "antara suami dan istri terus-menerus terjadi perselisihan dan pertengkaran."

Dia beralasan, pasal tersebut memberikan peluang bagi Bambang Triatmojo yang juga anak dari almarhum mantan Presiden Soeharto menganiaya dirinya. Frase itu dinilainya membuat pihak istri seringkali dirugikan dalam hal penyebab terjadinya perceraian.

Putusan itu diwarnai dissenting opinion dari Hakim Konstitusi Akil Mochtar. Akil menganggap pasal itu mempermudah perceraian. Padahal, cerai adalah sesuatu yang harus dihindari meski boleh dilakukan dalam Islam. "Sangat tidak melindungi perempuan," kata Akil.

Dengan penolakan oleh MK, Halimah gagal kembali ke pelukan Bambang Triatmodjo yang kini menjadi suami penyanyi Mayangsari. [ndis]

Peraturan Komentar