Sukses, Gareth Evans Berencana Buat Sekuel Film 'The Raid'
Gareth Huw Evans (Istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Film baru garapan sutradra Gareth Huw Evans, 'The Raid' menuai respon positif dari beberapa negara selain Indonesia, padahal film tersebut baru akan dirilis pada tanggal 23 Maret mendatang. Bahkan pasalnya, saat ini 'The Raid' juga dilirik sebuah perusahaan film di Amerika, Screen Gems dan pihak Sony Pictures untuk diremake atau dibuat sekuel lanjutan film tersebut.

Berangkat dari respon positif yang diterima, Gareth Evans yang juga berperan sebagai penulis naskah beserta tim prodution house memutuskan untuk membuat sekuel film 'The Raid' dengan judul 'Berandals'.

Sejauh ini, persiapan proyek sekuel itu juga sudah mulai dipersiapkan. Dan pastinya, kata Gareth, ia akan mengajak kembali sang aktor andalannya, Iko Uwais, untuk terlibat dalam film yang direncanakan akan mulai syuting pada Januari 2013 mendatang.

"Awalnya kami ingin membuat film berjudul Berandals, tapi karena keterbatasan biaya, kami menyimpan dulu rencana tersebut dan membuat film The Raid yang lebih realistis untuk dieksekusi," ungkap Gareth Evans saat menggelar press screaning film 'The Raid' di FX Plaza, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat (19/03/2012).

Tak hanya itu, 'The Raid' sendiri menjadi salah satu film favorit para juri di Festival Film Sundance 2012 dan tercatat dalam daftar 50 Film Action Terbaik Sepanjang Masa versi imdb.com. Mengetahui hal itu, Gareth dan tim mengaku cukup terkejut dengan pencapaian hasil yang maksimal tersebut. Karena pasalnya, biaya yang ia dan rumah produksi 'Merantau Films' anggarkan untuk 'The Raid' itu sangatlah minim.

"Ini adalah film murah, lebih murah dari film 'Merantau'. Kita sangat beruntung dari berbagai hal dan gak menyangka juga, ini sangat luar biasa, kami bisa mendapat respon positif," tuturnya.

Gareth memang bukanlah orang Indonesia, namun kecintaannya akan seni bela diri tanah air, khususnya silat harus diakui sangatlah tinggi. Terbukti, melalui sentuhan magisnya di film 'The Raid', Gareth Evans mampu mengangkat nama Indonesia di kancah perfilm-an internasional. Bahkan, Gareth Evans juga pernah menggarap film dokumenter berjudul 'The Mystic Art of Indonesia : Pencak Silat' pada tahun 2007 dan film 'Merantau' di tahun 2009 lalu.

"Saya sangat mencintai budaya Indonesia, khususnya Pencak Silat. Itu sebabnya saya membuat film action dengan dasar bela diri tersebut," katanya.

"Saya bukan hanya menyutradarai, sebelum membuat film ini saya juga sempat mempelajari bela diri Silat selama 10 bulan," tegasnya.

Lebih lanjut Gareth juga menjanjikan, dalam rencana sekuel film-nya nanti, ia akan coba lebih memunculkan tokoh yang diperankan oleh wanita. Sebab dalam dua buah film sebelumnya, Gareth hanya sedikit menggunakan pemain wanita, dan itupun hanya sebatas cameo saja.

"Di sekuel akan ada peran wanita, tapi bukan peran utama," tuntasnya. [Pul]
 

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar