Video Seks Mia Uyeda Bocor di Internet, Keluarga Tidak Marah
Cuplikan Video Mia Uyeda

Seruu.com - Meski video adegan intim dalam film "Blood Money" yang diperankannya bocor, keluarga model Kanada Mia Uyeda ternyata tidak marah atas peristiwa itu.

"Saya terkejut karena sama sekali tak menyangka. Ayah saya menelpon dari Kanada setelah melihat video yang bocor di internet tersebut. Dia bekerja dengan orang Indian di Kanada  dan dia mendengar berita tentang itu di sana." tutur Mia saat dikonfirmasi.

"Dia (ayah) tidak marah sama sekali. Saya juga berbicara dengan nenek saya yang berusia 82 tahun. Dia dulu seorang aktris di Kanada. Saya mengatakan padanya tentang peran saya dan dia mengatakan tak masalah selama saya merasa nyaman dengan itu. Ayah bangga karena saya melakukan apa yang saya selalu ingin lakukan. Mereka tidak marah," tambahnya.

Vishal Mahadkar sang sutradara sudah memperingatkan hal itu sebelumnya. "Ketika saya bertemu Vishal (Mahadkar), saya telah mendapat penjelasan  tentang adegan itu dan dia menjelaskan jika itu adalah bagian dari karakter dalam peran saya. Saya bilang saya tidak keberatan dengan itu."

"Kita adalah aktor dan pekerjaan kita adalah berusaha meyakinkan penonton dengan akting kita agr tak tampak palsu. Jadi saya melakukannya dengan sepenuh hati. Tapi jujur saya agak gugup."

Dijadwalkan rilis pada 30 Maret "Blood Money", Mia bermain bersama  Kunal dan Amrita Puri sebagai pemeran utama. Sementara Mia memainkan seorang antagonis yang menggoda. Dan Mia sangat menikmati menjadi antagonis di layar.

"Saya memainkan karakter Roza, perempuan seksi dan menggoda. Dia adalah bagian dari plot utama. Meski tak seperti kepribadian saya tapi saya menyukai sosok Roza. Saya ingin mencoba berbagai peran karena saya sedang belajar berakting," tutupnya.

"Blood Money" sendiri bercerita tentang seorang pemuda sederhana, Kunal (Kunal Khemu) yang jatuh cinta dengan Arzoo (Amrita Puri). Sayang orangtuanya tidak mengijinkan dia untuk menikah dengannya.

Lalu keduanya melarikan diri dan menikah, serta pindah ke Cape Town. Di sana, Kunal mulai bekerja di sebuah usaha kecil ekspor berlian. Namun, Kunal tidak tahu bahwa itu akan membawanya ke dalam petaka. [ndis]

 

Peraturan Komentar