Komnas Perempuan : Harusnya DPR Berkaca Dari Kasus Fauzi Bowo!
Demo menentang pelarangan rok mini : Don't Tell Us How to Dress, Tell Them Not to Rape!

Jakarta, Seruu.com - Menanggapi munculnya wacana larangan penggunaan rok mini atau keharusan berpakaian sopan bagi perempuan di DPR, Komnas Perempuan berpendapat seharusnya para wakil rakyat itu berkaca pada sikap Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo.

"Harusnya pejabat publik belajar dari Foke, kita kecewa dengan cara pandang pada perempuan," ujar Ketua Komnas Perempuan, Yuniyanti Chuzaifa, Rabu (7/3).

Menurut Yuniyanti, cara pandang itu menandakan laki-laki sebagai predator seksual. "Laki-laki lain ada yang sangat clear dengan perempuan bisa dihargai, punya martabat dan tidak bisa dikurangi karena cara berpakaiannya. Harusnya, mereka memiliki cara pandang lebih sadar menghargai perempuan," imbuhnya.

Sementara Komisioner Komnas Perempuan Ketua Sub Komisi Pemantauan, Arimbi Heroepoetri, menilai, kekerasan seksual tak berhubungan dengan pakaian yang digunakan. Moralitas, kata dia, merupakan nilai yang berbeda.

"Contohnya, penari sudah nari telanjang, difoto, lalu ditangkap karena fotonya beredar di masyarakat. Sedangkan mantan anggota DPR yang mengunduh materi porno tidak diproses. Masalah seksi atau tidak seksi dilepaskan kepada masyarakat," tegasnya.

Arimbi menambahkan, dari catatan Komnas Perempuan, pelaku kekerasan terhadap perempuan terjadi disemua sektor dan umur. Namun umumnya kekerasan terjadi kepada perempuan antara 25-40 tahun.

"Pelaku kekerasan terhadap perempuan ini tidak dipengaruhi pendidikan. Bisa terjadi di kantor, sekolah, khususnya sekolah menengah pertama atau SMU, dan bahkan di geung DPR " imbuhnya. [ms]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar