Vena Melinda Dukung Larangan Rok Mini di DPR
Vena Melinda

Jakarta, Seruu.com - Putri Indonesia 1994 yang kini menjadi Anggota DPR Fraksi Partai Demokrat Venna Melinda mendukung larangan pemakaian rok mini di lingkungan gedung wakil rakyat Senayan, Jakarta. “Yang jelas kan peraturan dibuat demi kebaikan bersama. Kalau dibuat harus dipatuhi. Jangan hanya heboh sesaat, tapi nanti tidak berjalan,” kata Vena, kepada wartawan, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/3).

Apakah Vena sering melihat sendiri perempuan yang memakai rok mini di lingkungan DPR? Ia mengaku lumayan sering melihat. “Tapi, tidak tahu siapa. Kalau anggota DPR kan terlihat dari PIN. Kalau tamu kita tidak tahu,” kata Vena lagi.

Vena mengatakan, masukan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR, harus dihargai. Bahkan, pihak Sekretariat Jendral (Sekjen) DPR juga harus menjalankan aturannya jika memang benar-benar nanti diwujudkan. “Pamdal (Pengamanan Dalam DPR) misalnya kalau melihat ada yang memakai pakaian terlalu seksi, kalau ada aturan harus dijalankan,” katanya.

Lantas apa arti seksi di mata Vena  Melinda?  Ia mengatakan di sebuah negara ada aturan di parlemennya yang tidak memerbolehkan mengenakan pakaian yang terlalu seksi. “Jadi (pakaian) harus elegan,” katanya.

“Kalau pun (pakai pakaian) tertutup, tapi memang tubuhnya berbentuk  sehingga terlihat seksi, nah itu juga harus diperjelas (makna seksinya),” kata bekas model itu.

Lebih jauh ia menegaskan, mendukung larangan penggunaan rok mini itu asalkan aturannya benar-benar dijalankan. “Jangan sampai peraturan dibuat tapi  nanti kalau ada yang berpakaian seksi, tidak ditegur. Jadi harus detail apakah seksi itu dari sisi rok mini saja, lengan, dan itu harus spesifik (penjelasannya),” kata Vena. [ndis]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar