Sejarah Terbentuknya Band Gridcore Indonesia Noxa
Noxa

Seruu.com - Noxa dibentuk bulan Maret 2002 oleh Robin (drum) dan Ade (Guitar) sebagai founder. Kemudian Nyoman (Bass) serta Tony (vocal) turut bergabung. Mereka memutuskan untuk bermain Straight Old school grindcore dengan tema sosio-politik, kisah cinta & benci, kemanusiaan, dll. Pertama Noxa terinspirasi oleh lagu-lagu dari band Nasum (Swedia) lagu dari album Inhale-exhale, dan tentu saja beberapa lagu lama dari Napalm Death (UK).Ke empat personil tersebut merupakan alumni dari Universitas Sahid di Jakarta. Mereka sudah saling mengenal sejak hampir 10 tahun dan sudah sering melakukan jamming & session dalam beberapa gigs local. NOXA itu berarti sesuatu zat yang dapat membunuh dan berbahaya bagi kesehatan tubuh, dan akan mengancam hidup Anda jika Anda mengkonsumsi berlebih setelah semua anggota band setuju untuk menggunakannya , maka nama Noxa digunakan sampai sekarang.

Setelah bermain di beberapa gigs lokal Noxa menulis lagu sendiri dan memutuskan untuk merekam album debut pertama. Pada bulan November 2002, Noxa masuk rekaman drum di DE Studio, serta untuk gitar, drum dan vocal rekaman di Palu studio. Perekaman dilakukan untuk 18 lagu dengan durasi rata-rata 1 menit atau lebih per lagu. Pada tanggal 22 Agustus 2003, Noxa meluncurkan album pertama dibawah NOXA RECORDS dengan label Noxa. Mereka membuat album ini dengan uang sendiri, Semua anggota band patungan dan sangat bangga & senang ketika album selesai.

Noxa mulai bermain di gigs International Metal Fest di Singapura & Malaysia pada tahun 2003 dan juga memiliki 5 videoclips dari album pertama yaitu :

1. The Last Day (Live Footage) Amonra Productions / 2002
2. Ajeng Budak Sucks (Planet Music Studio Footage) Amonra Productions / Oktober 2003
3. Teroris Efek (Planet Music Studio Footage) Nitipraja Ferdi Productions / Mei 2003
4. Menyebalkan People Lies (Planet Music Studio Footage) The Lovers / September 2003
5. Close Minded (Planet Music Studio Footage) The Lovers / September 2003

Pada awal 2004, Noxa memutuskan untuk membuat beberapa materi baru di studio jamming. Akhirnya Noxa merekam album ke 2 . Rekaman drum dilakukan di Studio DE, kemudian rekaman gitar, bass dan vocal dilakukan di Collisseum Studio Jakarta. Pada saat itu Noxa dibantu oleh Cipta Gunawan Gun Moehammad (Sound Engineer) dan Jorghi Soebagio (Sound Engineer). Kemudian untuk mixing album ke-2 dilakukan di Stonedeaf Studio, New York City USA berkat bantuan Gun. Album ini berisi 31 lagu, total durasi sekitar 46 menit. Desgin album dilakukan oleh Tonny Tandun dari Ts Toy. Album ini disebut Grind Virus dan Robin yang membuat judul album.[Noxa/tn]

Peraturan Komentar