BBM Mau Naik, Bimbim 'Slank': Tidak Fair, Kita Punya Minyak Kenapa Harus Ikut Harga Pasar
Bimbim (Foto : Ipul/Seruu.com)

Jakarta, Seruu.com - Rencana pemerintah yang akan menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada April mendatang terus mendapat kritikan dari banyak pihak. Setelah politisi dan mahasiswa yang menolak rencana kenaikan harga BBM, kali ini giliran pentolan grup musik Slank, Bimo Setiawan Almachzumi atau yang lebih akrab disapa Bimbim juga mengkritik kebijakan pemerintah yang dinilai tidak populis itu.

Menurut Bimbim, Indonesia seharusnya bisa mandiri dalam hal energi, ini penting agar pemerintah tidak risau ketika harga minyak dunia melambung tinggi.

"Kita kan harga BBM mahal karena banyak mengeskpor minyak mentah keluar, diolah, dibalikin lagi ke sini," kata Bimbim saat ditemui di Rolling Stone Cafe, Jakarta Selatan, Kamis (01/03/2012)

Sistem membeli minyak dari pasar itulah yang menurut Bimbim membuat Indonesia tersandera dalam menetapkan harga minyak untuk dijual ke masyarakat.

"Sama istilahnya gini, harga cabai mahal kalau kita beli di pasar. Tapi kalau gw nanem di pot gw, itu gw hargain seperek pun sekilo boleh aja kan. Jadi kalau gw beli di supermarket akhirnya jadi lebih mahal, sama juga kayak minyak," lanjut Bimbim menjelaskan.

Bimbim menilai Indonesia harus berdaulat dalam persoalan energi. Sebab, apabila terus membeli minyak pada pasar Internasional, maka akan ada semacam ketidakadilan yang dirasakan masyarakat, dikarenakan Indonesia adalah salah satu negara penghasil minyak mentah.

"Ga fair rasanya punya sesuatu dari tanah sendiri tapi harus mengikuti harga seperti negara-negara yang tidak punya minyak. Masa harga minyak harus diatur sama eropa, padahal kita punya," terangnya. .

"Minyak-minyak kita tapi yang ngatur OPEC yang banyak orang-orang Amerika dan Eropa," demikian Bimbim. [nurholis]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar