China Sesali Kegagalan Film 'The Flowers of War' Raih Oscar
Christian Bale, Sutradar dan para pemain film The Flowers of War saat tampil dalam gala premiere

Seruu.com - Harian Global Times yang berafiliasi dengan partai Komunis dalam  situs webnya menyesali impian China yang lagi-lagi kandas untuk membawa pulang patung emas Oscar.  Koran itu menambahkan masyarakat perfilman Hollywood bahkan tidak menominasikan 'The Flowers of War' yang berlatar belakang  pembunuhan massal di Nanjing tahun 1937 dan dianggap sebagai film termahal yang pernah dibuat.

Dibintangi oleh aktor Inggris Christian Bale dan disutradarai oleh Zhang Yimou - yang dikenal lewat film-film seperti “Raise The Red Lantern” -- film The Flowers of War dengan sengaja dirancang untuk menjembatani jurang antara penonton China dan barat.

Global Times mengatakan banyak warga China berkesimpulan bahwa tidak peduli sekeras apapun usaha pembuat film China, mereka tidak akan pernah bisa memenuhi selera barat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Film 'The Artist' muncul sebagai pemenang besar pada penghargaan piala Oscar ke-84 hari Minggu (26/a), memenangkan penghargaan film terbaik, serta empat penghargaan lainnya, termasuk untuk sutradara terbaik dan aktor terbaik.

Pemenang besar lainnya dalam ajang Oscar kali ini adalah film Hugo, sebuah film 3-Dimensi karya pelopor film Prancis. Hugo memenangkan lima penghargaan Oscar, termasuk untuk sinematografi terbaik.

Dalam kategori film asing, film iran yang menjadi favorit 'A Separation' berhasil meraih penghargaan film berbahasa asing terbaik. Disutradarai oleh Asghar Farhadi, film itu menceritakan kisah kehidupan sulit yang harus dialami oleh pasangan suami-isteri yang sedang dalam proses perceraian. [ndis]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar