Soal Kisruh Gono-Gini Ade Namnung, Raffi Ahmad Berharap Segera Diselesaikan
Ade Namnung (Foto: Ipul/Seruu.com)

Jakarta, Seruu.com - Kisruh soal harta gono-gini yang ditinggalkan mendiang Ade Namnung sepertinya masih menjadi topik hangat di dalam keluarga besar almarhum. Bahkan saat ini, pihak keluarga kabarnya akan melaporkan ayah angkat Ade, Ramon Papana ke Polisi terkait masalah adanya sebagian besar harta Ade yang digenggam tangan Ramon.

Menanggapi hal tersebut, Raffi Ahmad selaku rekan satu profesi almarhum berharap, kisruh soal harta gono-gini yang tengah menyelimuti keluarga besar almarhum bisa segera diselesaikan. Raffi juga mengaku kasihan, jika hal seperti itu masih terus dipermasalahkan sementara Ade sudah berpulang kepada yang Maha Kuasa.

"Ya gue sih intinya mudah-mudahan masalahnya cepat selesai aja. Orangnya (Ade Namnung) sudah enggak ada, kasihan kalau diributin terus," kata Raffi Ahmad saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (09/02/2012).

Seperti diketahui, keluarga Ade sangat meyakini bahwa ada sebagian besar harta almarhum yang jatuh di tangan Ramon. Bahkan, pihak keluarga sangat meyakini bahwa harta yang ada pada Ramon berkisar miliaran rupiah. Hal tersebut diungkapkan kuasa hukum keluarga Ade, Sunan Kalijaga berdasarkan statement atau pernyataan yang terlontar dari mulut Ramon sendiri.

"Harta-harta yang diduga itu pun muncul atas dasar statement Ramon sendiri. Ramon menyebutkan rumah, apartemen, mobil khusus untuk mama, mobil yang baru datang. Itu dia yang bilang, bukan keluarga. Itu sewaktu keluarga datang ke rumahnya," kata Sunan beberapa waktu lalu.

"Bisa dibilang miliaran (nominalnya). Karena itulah yang kami tangkap yang berasal dari keterangan mulut Ramon," sambungnya. [pul]


 

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar