Twitter Adesagi Kierana Berhenti Bercuit di Tanggal 31 Desember

Seruu.com - Desainer Adesagi Kierana hari ini , Senin (02/1/2012) akhirnya dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Kramat Asem, Bekasi, Cibitung. Makam Adesagi sendiri masih berupa gundukan tanah yang tertutup taburan bunga-bunga segar.

Ada 2 buket bunga mawar tampak diletakkan di atas makam, yaitu buket mawar merah dan mawar putih. Dengan penanda nisan kayu bertuliskan 'Ade Chandra Kierana. Lahir: 19- September-1977. Wafat: 1-Januari-2012'. Di depan nisan kayu itu terletak beberapa tangkai bunga sedap malam dan mawar merah muda.

Kepergian Adesagi, seorang desainer bertalenta tersebut cukup mengejutkan khalayak ramai. Selain karena ditemukan tepat pada saat tahun baru, kondisi jenazah juga membuat gosip miring bertebaran.

Sementara di kalangan sahabat dan rekan mereka merasa tidak ada pertanda mengenai kepergian Adesagi yang dirasakan mendadak. Namun satu yang pasti, twitternya berhenti bercuit sejak terakhir mempost ucapan welcome yang ditujukan pada sejumlah rekan pada 31 Desember 2011.

Adesagi Kierana (34) dan Randy Yan (30) ditemukan tewas tanpa busana di sebuah rumah yang beralamat di Jl Cimandiri, Bandung. Keduanya berada di rumah yang terletak tidak jauh dari kawasan Gasibu dan Gedung Sate ini untuk merayakan tahun baru.

Mayat mereka ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB. Tidak ada luka, tetapi ada bintik merah kecil di bagian dada dan wajah. Penelusuran di lapangan, salah satu mayat tersebut memiliki tato huruf kanji di lengan kirinya. Sama seperti yang dimiliki Adesagi.

Ade Chandra Kierana Sagi atau yang biasa disapa Adesagi Kierana merupakan lulusan Bunka School of Fashion. Sejak lulus, dirinya kerap kali mengukuti berbagai kompetisi mode. Ia pun sempat menjadi salah satu finalis 'British Streetwear Competition' yang diadakan oleh majalah Harper’s Bazaar.

Pada awal tahun 1995 hingga 2000 lalu, Adesagi sempat terpilih menjadi creative designer dalam kolaborasi dengan beberapa desainer papan atas Indonesia. Ia juga pernah menjadi menjadi asisten desainer Susi Hedijanto sebelum akhirnya menjadi desainer dengan namanya sendiri.

Pria kelahiran 19 September 1977 ini, juga pernah menjabat sebagai penata gaya atau fashion stylist dalam proyek mode di Eropa, Afrika Selatan dan sebagian negara di Asia. Pada 2002, Ade --begitu sapaan akrabnya-- memutuskan untuk memulai karirnya sebagai desainer independen dengan label 'Adesagi Kierana'.

Ade pun dikenal sebagai desainer dengan rancangan berpotongan asimetris, permainan volume, penuh warna, playful dan unik. Pada Oktober 2010, pria berusia 34 tahun itu bergabung dengan organisasi Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI), bersama desainer muda berbakat lainnya Barli Asmara.

Di IPMI, pria berperawakan kecil ini merupakan anggota terbaru dan bersanding dengan sejumlah desainer Indonesia ternama lainnya yang sudah lebih dulu bergabung seperti Sebastian Gunawan, Era Soekamto, Ghea Panggabean dan Tri Handoko. Bertepatan dengan itu, Ade mengikuti pagelaran busana Trend Show IPMI 2011 dengan menampilkan koleksi bertajuk 'Almost Famous'. Dalam fashion show tersebut, sejumlah artis Tanah Air, yang merupakan klien serta sahabatnya ikut memeragakan rangkaian busana Ade. Tiga di antaranya adalah Titi DJ, Dewi Sandra dan Vina Panduwinata. [ndis]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar